Visi dan Misi Gerakan Spirit Pancasila Visi : Gerakan Spirit Pancasila secara organisasi maupun individu anggotanya, dalam melaksanakan kegiatan hidupnya berpijak pada falsafah dasar dan berpandangan hidup Pancasila. Misi : Menjadikan kader dan anggota berjiwa dan bertindak sebagai nasionalis sejati yang memberi teladan kepada segenap masyarakat Bangsa Indonesia.
Minggu, 08 Juni 2014
JAKARTA, RIMANEWS – Ratusan relawan
pendukung pasangan capres-cawapres nomor urut 2 Joko Widodo-Jusuf Kalla
(Jokowi-JK) Jumat (6/6) mengucapkan janji dukungan mereka di Jakarta.
Dengan penuh antusiasme, ratusan
orang yang terdiri atas sejumlah kelompok relawan itu mengucapkan janji
dukungan mereka yang bertajuk Ikrar Janji Prasetyawira.
Inilah bunyi Ikrar Janji
Prasetyawira yang diucapkan di kediaman putra Bung Karno, Guruh Soekarno Putra
di Jalan Sriwijaya 26 Kebayoran Baru Jakarta, Jumat (6/6).
Kami Warga Negara Republik Indonesia
menyatakan dengan sepenuh hati bahwa kami akan senantiasa membela Pancasila,
mengupayakan kembalinya Undang-Undang Dasar 1945 asli seperti Amanat Dekrit
Presiden 5 Juli 1959.
Kami sebagai patriot bangsa akan
terus berupaya melanjutkan revolusi Indonesia yang belum selesai.
Sebagai anak bangsa yang menghormati
para pahlawan, dengan ini kami akan meminta negara untuk menempatkan Bung Karno
secara resmi sebagai pahlawan nasional, dan memasukkan ajaran bung Karno ke
dalam kurikulum pendidikan.
Kami akan selalu siap sedia untuk
bekerja keras memenangkan Jokowi menjadi Presiden Republik Indonesia pada
Pemilihan Presiden 2014 ini.
Kami dengan ini menyatakan akan
setia dan taat secara politik kepada pemimpin kami, yakni Mas Guruh Sukarno
Putra untuk memperjuangkan tatanan kehidupan berbangsa dan bernegara yang
menjunjung tinggi martabat kemanusiaan menuju cita-cita para pendiri bangsa.
(Maghfurrodhi)Bung Karnoguruh sukarno putraIkrar
Janji PrasetyawiraJokowi-JKFokus Isu
Sabtu, 07 Juni 2014
Saturday, 7 June 2014
• Forum
• Daftar / Login
Cari
Enter your keywords:
HomeFokus IsuSerba-serbiNasionalPolhukamKriminalPeristiwaInternasionalAfrikaAmerikaAsiaEnglishEropaTimur TengahEkonomiBursaSektor RiilPropertiKeuanganKorporasiOlahragaEntertainmentInfotainmentLife StyleMovieMusicTravelTeknologiGadgetOtomotifBudayaPeradabanSeni dan SastraOpiniBukuTegas dan Berorientasi Kerakyatan, Prabowo-Hatta Diprediksi Raih 60 Persen Suara
Guruh, Putra Bung Karno Dukung Jokowi Lanjutkan Cita-cita Trisakti
Fri, 06/06/2014 - 19:19 WIB
JAKARTA, RIMANEWS – Putra bungsu Presiden pertama RI, Guruh Soekarno Putra, mendukung calon presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk memimpin bangsa Indonesia melanjutkan cita-cita proklamasi Bung Karno.
Bulan Juni adalah bulan Bung Karno. 113 tahun silam Sang Putra Fajar dilahirkan. Peringatan Bulan Bung Karno kali ini, menurut Guruh, menjadi begitu penting mengingat dua hal. Pertama, nasib bangsa yang hingga usia 63 tahun merdeka belum mampu keluar dari posisi terjajah oleh kekuasaan asing yang begitu kuat baik secara ekonomi, politik, maupun sosial-budaya. Kedua, bulan Bung Karno tahun ini dekat dengan momentum Pemilu Presiden (Pilpres) 2014.
Agenda politik capres-cawapres pada Pilpres 9 Juli mendatang, lanjut Guruh, harus mengandung keberanian politik untuk mengubah haluan ekonomi-politik Indonesia dari neo-liberalisme menjadi atau kembali menjadi Trisakti (berdaulat di bidang politik, berdikari secara ekonomi, dan berkepribadian secara budaya).
Perjuangan melanjutkan cita-cita proklamasi serta amanat reformasi, dikatakan Guruh, hanya bisa diwujudkan dengan bersama-sama bergandeng tangan mengusung Jokowi sebagai presiden RI 2014-2019.
“Kalau saudara cinta Bung Karno, dukung Bung Karno, dan ingin Indonesia bangkit seperti ketika dipimpin Bung Karno, saudara harus meneruskan ajaran perjuangan beliau dalam membangun bangsa dan negara, saudara menangkan calon presiden yang membawa spirit perjuangan Bung Karno, yaitu Jokowi,” kata Guruh pada acara Ikrar Janji Prasetyawira Relawan GSP Pro Rev Untuk Jokowi For President di Jakarta, Jumat (6/6).
“Apakah saudara melihat negara kita dengan pemerintahan saat ini, kita sudah merdeka seutuhnya?” tanya Guruh kepada ratusan pendukungnya yang hadir di rumahnya di kawasan Kebayoran Baru Jakarta Selatan.
Kalimat adik kandung Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu langsung disambut teriakan “belum” dari massa. Bahkan di antara mereka ada yang menyeletuk “bobrok”; “korup”; “rusak”; "amburadul"; dan sebagainya.
“Kalau begitu kita satu suara dan satu perasaan, saudara-saudara,” Guruh menegaskan.
“Dengan demikian kita satu barisan untuk memperjuangkan cita-cita proklamasi sampai tercapai, Saudara-saudara,” tambah Guruh dengan semangat berapi-api yang disambut teriakan “merdeka” kelompok relawan.
Dalam pidatonya, Guruh banyak menyoal pembangunan Indonesia yang hingga hampir 64 tahun merdeka belum merata dan belum mencerminkan semangat Pancasila.
“Pembangunan Indonesia harus bisa benar-benar mewujudkan sila kelima Pancasila, keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia,” kata dia.
Untuk tahap jangka pendek demi membangun Indonesia yang adil bagi seluruh rakyat, Guruh mengajak pendukungnya memenangkan Jokowi menjadi presiden dalam Pilpres 9 Juli 2014.
“Sekarang sudah di depan mata kita, mari kita menangkan Jokowi sebagai presiden dalam Pilpres 2014,” kata Guruh menegaskan.
Calon presiden nomor urut dua Joko Widodo yang berpasangan dengan negarawan asal Sulawesi Selatan Jusuf Kalla akan bertarung melawan pasangan Prabowo-Hatta Rajasa untuk memenangkan posisi kekuasaan eksekutif Indonesia pada 9 Juli nanti. (Maghfurrodhi)
Kata Kunci
• Amanat Trisakti
Guruh Soekarno PutraIkrar Janji PrasetyawiraJoko WidodoJokowi
• Forum
• Daftar / Login
Cari
Enter your keywords:
HomeFokus IsuSerba-serbiNasionalPolhukamKriminalPeristiwaInternasionalAfrikaAmerikaAsiaEnglishEropaTimur TengahEkonomiBursaSektor RiilPropertiKeuanganKorporasiOlahragaEntertainmentInfotainmentLife StyleMovieMusicTravelTeknologiGadgetOtomotifBudayaPeradabanSeni dan SastraOpiniBukuTegas dan Berorientasi Kerakyatan, Prabowo-Hatta Diprediksi Raih 60 Persen Suara
Guruh, Putra Bung Karno Dukung Jokowi Lanjutkan Cita-cita Trisakti
Fri, 06/06/2014 - 19:19 WIB
JAKARTA, RIMANEWS – Putra bungsu Presiden pertama RI, Guruh Soekarno Putra, mendukung calon presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk memimpin bangsa Indonesia melanjutkan cita-cita proklamasi Bung Karno.
Bulan Juni adalah bulan Bung Karno. 113 tahun silam Sang Putra Fajar dilahirkan. Peringatan Bulan Bung Karno kali ini, menurut Guruh, menjadi begitu penting mengingat dua hal. Pertama, nasib bangsa yang hingga usia 63 tahun merdeka belum mampu keluar dari posisi terjajah oleh kekuasaan asing yang begitu kuat baik secara ekonomi, politik, maupun sosial-budaya. Kedua, bulan Bung Karno tahun ini dekat dengan momentum Pemilu Presiden (Pilpres) 2014.
Agenda politik capres-cawapres pada Pilpres 9 Juli mendatang, lanjut Guruh, harus mengandung keberanian politik untuk mengubah haluan ekonomi-politik Indonesia dari neo-liberalisme menjadi atau kembali menjadi Trisakti (berdaulat di bidang politik, berdikari secara ekonomi, dan berkepribadian secara budaya).
Perjuangan melanjutkan cita-cita proklamasi serta amanat reformasi, dikatakan Guruh, hanya bisa diwujudkan dengan bersama-sama bergandeng tangan mengusung Jokowi sebagai presiden RI 2014-2019.
“Kalau saudara cinta Bung Karno, dukung Bung Karno, dan ingin Indonesia bangkit seperti ketika dipimpin Bung Karno, saudara harus meneruskan ajaran perjuangan beliau dalam membangun bangsa dan negara, saudara menangkan calon presiden yang membawa spirit perjuangan Bung Karno, yaitu Jokowi,” kata Guruh pada acara Ikrar Janji Prasetyawira Relawan GSP Pro Rev Untuk Jokowi For President di Jakarta, Jumat (6/6).
“Apakah saudara melihat negara kita dengan pemerintahan saat ini, kita sudah merdeka seutuhnya?” tanya Guruh kepada ratusan pendukungnya yang hadir di rumahnya di kawasan Kebayoran Baru Jakarta Selatan.
Kalimat adik kandung Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu langsung disambut teriakan “belum” dari massa. Bahkan di antara mereka ada yang menyeletuk “bobrok”; “korup”; “rusak”; "amburadul"; dan sebagainya.
“Kalau begitu kita satu suara dan satu perasaan, saudara-saudara,” Guruh menegaskan.
“Dengan demikian kita satu barisan untuk memperjuangkan cita-cita proklamasi sampai tercapai, Saudara-saudara,” tambah Guruh dengan semangat berapi-api yang disambut teriakan “merdeka” kelompok relawan.
Dalam pidatonya, Guruh banyak menyoal pembangunan Indonesia yang hingga hampir 64 tahun merdeka belum merata dan belum mencerminkan semangat Pancasila.
“Pembangunan Indonesia harus bisa benar-benar mewujudkan sila kelima Pancasila, keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia,” kata dia.
Untuk tahap jangka pendek demi membangun Indonesia yang adil bagi seluruh rakyat, Guruh mengajak pendukungnya memenangkan Jokowi menjadi presiden dalam Pilpres 9 Juli 2014.
“Sekarang sudah di depan mata kita, mari kita menangkan Jokowi sebagai presiden dalam Pilpres 2014,” kata Guruh menegaskan.
Calon presiden nomor urut dua Joko Widodo yang berpasangan dengan negarawan asal Sulawesi Selatan Jusuf Kalla akan bertarung melawan pasangan Prabowo-Hatta Rajasa untuk memenangkan posisi kekuasaan eksekutif Indonesia pada 9 Juli nanti. (Maghfurrodhi)
Kata Kunci
• Amanat Trisakti
Guruh Soekarno PutraIkrar Janji PrasetyawiraJoko WidodoJokowi
Langganan:
Postingan (Atom)





